Mahasiswa Semester 6 Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Gajayana (UNIGA) Malang menunjukkan kompetensinya melalui penyelenggaraan News Anchor Competition Jawa Timur 2026 yang digelar pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini merupakan implementasi mata kuliah Manajemen Event yang dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam merencanakan, mengelola, hingga mengevaluasi sebuah kegiatan secara profesional.
News Anchor Competition Jawa Timur 2026 diselenggarakan sebagai wadah bagi pelajar SMA/SMK sederajat dan mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk mengembangkan kemampuan di bidang jurnalistik, public speaking, dan penyiaran. Melalui kompetisi ini, peserta didorong untuk menunjukkan kemampuan menyampaikan informasi secara akurat, komunikatif, serta sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Berbeda dengan kompetisi sejenis pada umumnya, seluruh peserta diwajibkan menyusun naskah berita secara mandiri sebelum membawakannya di hadapan dewan juri. Ketentuan tersebut menjadi tantangan tersendiri karena peserta tidak hanya dinilai dari teknik penyampaian berita, tetapi juga kemampuan mengolah fakta menjadi naskah yang runtut, informatif, dan memiliki nilai berita.
Di balik terselenggaranya kompetisi ini, mahasiswa Semester 6 Program Studi Ilmu Komunikasi UNIGA berperan sebagai panitia yang mengelola seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari perencanaan konsep, penyusunan proposal, publikasi, koordinasi dengan peserta, dewan juri, dan tamu undangan, hingga pelaksanaan acara. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan manajerial, komunikasi, kepemimpinan, serta kerja sama tim.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika Kota Batu, Ipung Setiawan, S.E., M.M., serta Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Gajayana Malang, Muhammad Asnan, S.Sos., M.I.Kom. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap mahasiswa dalam menyelenggarakan kompetisi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan kompetensi generasi muda di bidang komunikasi dan penyiaran.
Dalam sambutannya, Muhammad Asnan menyampaikan bahwa mahasiswa di era saat ini tidak cukup hanya menguasai teori di bangku perkuliahan. Menurutnya, keseimbangan antara pemahaman akademik dan pengalaman praktik menjadi aspek penting dalam membentuk lulusan yang memiliki kompetensi serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kegiatan seperti News Anchor Competition, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari sekaligus mengembangkan kemampuan profesional sejak masih berada di lingkungan kampus.
Kompetisi ini dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas Rahmawati, S.I.Kom., CPS., Irfani Zukrufillah, S.Sos., M.I.Kom., dan Novi Ratriningtyas, S.I.Kom., M.I.Kom. Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan kualitas naskah berita, penguasaan materi, teknik penyampaian, artikulasi, intonasi, ekspresi, gestur, serta profesionalisme peserta dalam membawakan berita.
Setelah melalui proses penilaian, Rachel Aurellia Silvan dari SMA Kristen Petra 2 Surabaya berhasil meraih Juara I kategori SMA/SMK sederajat. Posisi Juara II diraih oleh Bunga Arsistawa dari SMA Ma’arif NU Pandaan, sedangkan Juara III diraih oleh Revlin Armanda Dewi dari SMKN 1 Kota Malang.
Sementara itu, pada kategori mahasiswa, Viana Putri Aisyah dari Universitas Negeri Surabaya berhasil meraih Juara I. Posisi Juara II diraih oleh Naufilla Tsania Fatihah Al-Madani dari Universitas Terbuka, sedangkan Juara III diraih oleh Sylvia Aprillia Permata Sari dari Universitas Kadiri.
Penyelenggaraan News Anchor Competition Jawa Timur 2026 menjadi wujud implementasi pembelajaran berbasis praktik yang diterapkan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Gajayana Malang. Melalui mata kuliah Manajemen Event, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual di ruang kuliah, tetapi juga pengalaman langsung dalam merancang dan menyelenggarakan kompetisi berskala regional. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi profesional mahasiswa sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi UNIGA dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif, inovatif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penulis : Bryna Calista
Editor : Wirayuda

0 Comments