![]() |
| dok: KKK Ikom UNIGA |
Blitar, 23 Juli 2026 – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Gajayana (UNIGA) Malang kembali melaksanakan Kuliah Kerja Komunikasi (KKK) di Desa Mandesan, Kabupaten Blitar. Kehadiran mahasiswa disambut positif oleh Pemerintah Desa Mandesan sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pengembangan potensi desa melalui strategi komunikasi dan publikasi digital.
Kepala Desa Mandesan menjelaskan bahwa desa yang dahulu berstatus sebagai desa tertinggal kini telah berkembang menjadi desa mandiri. Perubahan tersebut merupakan hasil pembangunan yang dilakukan secara berkelanjutan selama tiga periode kepemimpinannya, salah satunya melalui pemanfaatan aset desa yang sebelumnya kurang produktif menjadi Wisata Edukasi Bon Jambu.
Perintisan desa wisata dimulai pada 2019 dengan memanfaatkan tanah kas desa untuk budidaya tanaman jambu. Meskipun sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, pengembangan wisata kembali dilanjutkan dan kini mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD). Saat akhir pekan, Wisata Edukasi Bon Jambu dapat menarik sekitar 500 hingga 800 wisatawan.
Menurut Kepala Desa Mandesan, keberhasilan pengembangan wisata tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Warga diberikan pelatihan budidaya tanaman buah serta didorong untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung keberlanjutan desa wisata sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara bersama.
Ia juga mengapresiasi kontribusi mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNIGA yang selama beberapa tahun terakhir melaksanakan Kuliah Kerja Komunikasi di Desa Mandesan. Berbagai konten digital yang diproduksi mahasiswa dinilai mampu memperluas jangkauan promosi Wisata Edukasi Bon Jambu melalui berbagai platform media sosial.
"Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIGA sangat membantu di bidang pemasaran. Konten-konten yang dibuat dan dipublikasikan melalui media sosial menjadikan Wisata Edukasi Bon Jambu semakin dikenal masyarakat, tidak hanya di Jawa Timur tetapi juga di berbagai daerah lainnya," ungkapnya.
Pemerintah Desa Mandesan juga berharap masyarakat semakin memahami pentingnya promosi digital dan berperan aktif dalam memperkenalkan potensi desa melalui media sosial. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pengembangan desa wisata.
Melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Komunikasi tahun ini, Pemerintah Desa Mandesan berharap mahasiswa dapat membangun kolaborasi yang erat dengan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan potensi desa. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat promosi Wisata Edukasi Bon Jambu sehingga semakin dikenal luas dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Mandesan.

0 Comments