Universitas Gajayana Malang: Menembus Batas Global Melalui Kerjasama Internasional
Universitas Gajayana Malang telah mengambil langkah besar
dalam memperluas jangkauannya di kancah internasional. Dalam beberapa kegiatan
terakhir, Uniga telah membangun kemitraan strategis dan berpartisipasi aktif
bersama institusi-institusi terkemuka di Thailand, Vietnam, Singapura, dan
Malaysia. Ekspansi Internasional ini merupakan bagian dari visi universitas
untuk menjadi institusi pendidikan tinggi berkelas dunia melalui International
Academic Program 2024.
Salah satu kerjasama yang telah terjalin adalah dengan
Krirk University Thailand. Kedua pihak yang terlibat telah menandatangani
Memorandum of Understanding (MoU). Hal ini membuka peluang bagi mahasiswa
Universitas Gajayana Malang untuk eksis dalam berbagai kegiatan yang tertera
dalam kerjasama tersebut.
“Kita membangun networking dalam berorganisasi di Ikatan
Akuntan Indonesia (IAI) bersama Korwil Jatim juga. Kegiatannya selain
mengunjungi Krirk University, ya kita juga sudah membuat kerjasama dg Krirk”
Ujar Dr. Djuni Farhan, S.E., M.Si., Wakil Rektor 2 Bidang Kemahasiswaan yang
mewakili Uniga pada kegiatan tersebut.
Tak hanya penandatanganan MoU, kegiatan lainnya yang
dilaksanakan di Negeri Gajah Putih itu adalah persentasi penelitian dalam
rangka implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya yakni pengabdian
masyarakat. Hal ini selaras dengan yang disampaikan oleh Dr. Djuni Farhan
“Kita juga persentasikan penelitian di Thailand, ini
merupakan pengabdian masyarakat. Selain itu di Thailand kita bertemu dengan
para pengusaha muslim di sana, dan melakukan kunjungan ke produk lokal. Dalam
hal itu kita juga kerjasama dengan FAME (Forum Akuntansi Manajemen Ekonomi) dan
IAI” tutur Dr. Djuni Farhan.
Beranjak dari Negeri Gajah Putih, rombongan tersebut
menghadiri Symposium Nasional Akuntansi di Bengkulu. Turut terlibat 3 kelompok
perwakilan dari Uniga Malang dalam symposium tersebut. Beberapa rangkaiannya
ialah persentasi penelitian dan persentasi poster.
Tak berhenti di sana, kegiatan bertaraf Internasional di
Vietnam juga disambangi oleh Wakil Rektor 2 beserta tim pada 28 hingga 31
Oktober 2024. Kali ini, persentasi penelitian dilakukan dalam Konferensi Asia
Pasifik yang diselenggarakan Bersama Asia Pacific Management Accounting
Association (APMAA). Tak hanya Indonesia, beberapa kontingen negara lain
yang hadir ialah dari India, Srilangka, Kanada, Jepang, Vienam, dan
Thailand.
“Harapannya kota harus menciptakan atmosfer akademik.
Sehingga memacu para dosen dan mahasiswa ini berkolaborasi untuk bagaimana
membuat, menerbitkan, dan mempublikasikan hasil penelitian research pengabdian
dalam bentuk jurnal,” pungkasnya.
(Key)
0 Comments