Malioboronya Kota Malang
Malang – Jelang memasuki bulan Ramadhan1995 H yang jatuh
pada 11 dan 12 Maret 2024, Kayutangan Kota Malang bak lautan manusia. Kerlap-kerlip
lampu jalanan di tengah hiruk pikuk jalanan kota jadikan tempat ini begitu syahdu
dan romantis, terlebih di malam hari. Inilah mengapa Kayutangan menjadi pilihan
yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang , khususnya
dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Kayutangan Heritage adalah salah satu destinasi wisata
favorit di Kota Malang. Lokasi ini digadang-gadang sebagai “Malioboro nya
Malang” karena memiliki vibes mirip seperti di Yogyakarta. Namun, Kayutangan Heritage
memilki keunikan tersendiri lho! Kamu bisa menikmati jalanan kota yang syahdu
ini sambil menikmati secangkir kopi khas Malangan.
source
: doukumentasi pribadi
“Hari ini jauh
lebih ramai dari kemarin. Kemarin terbilang sepi mungkin juga karena faktor
cuaca Malang yang hujan ya. Tapi hari ini walaupun gerimis, rame pol. Mungkin
ini juga karna besok mau puasa, jadi banyak yang mampir buat nongkrong sebelum
puasa” Ucap Indra, pengelola parkir di kawasan Kayutangan Heritage, Minggu
(10/3).
Jika berkunjung ke sini, kamu akan disuguhkan dengan
beragam jenis kopian. Bagaimana tidak? di sisi kiri dan kanan jalan penuh
dengan café dan kios dagangan local pride.
Kamu gak perlu bingung lagi, mulai dari kongkow vibe tradisional hingga kekinian nan instagramable ada di sini.
“Biasanya sering kesini sih tempatnya enak buat
jalan-jalan, deeptalk juga. Tapi hari ini spesial jajan yang banyak di Kayutangan,
niatnya closingan sebelum besok udah
puasa.” Ujar Endah, salah seorang pengunjung Kayutangan Heritage.
source : malang.viva.co.id
Sementara itu pengelola parkir di kawasan Kayutangan
Heritage menuturkan bahwa lonjakan pengunjung hari ini merupakan yang pertama
setelah kebijakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Live Music.
Penertiban PKL di kawasan Kayutangan Heritage ini adalah tindak lanjut dari
program Ngombe (Ngobrol Mbois Ilakes) dengan Warga Kampoeng Kajoetangan
Heritage pada Februari silam.
(Key)
0 Comments