‘KOBOI TANGGIM’ IKON KOTA MALANG YANG MASIH BERTAHAN


          Dulunya, jeans hanya digunakan untuk pegawai  tambang saja. Namun , saat ini jeans sudah menjadi salah satu tren fashion yang banyak digemari di seluruh dunia. Di Kota Malang sendiri, ada sebuah perajin Jeans yang hasil buatannya sudah tidak diragukan lagi.

            ‘Harno Jeans’ nama yang sudah tidak asing lagi di masyarakat kota Malang, Dengan salah satu produk andalanya yaitu jeans dengan Icon ‘Koboi Tanggim’ KOBOI TANGGIM’ (minggat/keluar dari rumah tanpa pamit) adalah ikon dari salah satu celana Jeans HR yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat kota Malang,dari kalangan muda sampai kalangan tua.


                        
AREMA
(Arek Malang) sebutan warga asli kota Malang, pasti sudah tidak asing lagi dengan HR jeans. Home Industri celana jeans ini didirikan oleh Bapak Harno yang terinspirasi dari celana Jeans merk ternama dunia. Harno menjiplak celana jeans ternama itu guna untuk memenuhi fashion Arek Malang pada tahun itu yang bisa di bilang perekonomian nya pas-pasan.

 

           


Bertempat di kediamannya sendiri,di jalan Cipto Mulyo Mergosono Kota Malang, Bapak Harno memulai usahanya ”iyo kiro-kiro mulai tahun 1975 sam usaha jeans HR iki,wong pas iku aku sektas lulus TK celono jeans iki wes produksi, di jeneng no HR soal e di jupuk teko jeneng singkatan sing duwe usaha Pak Harno,ujar pak Siswoyo pegawai toko HR jeans. selasa



            HR jeans memiliki ikon dari produk nya yang sangat melekat pada warga asli kota Malang yaitu ‘KOBOI TANGGIM’. Pak Harno memang sengaja memberi ikon ‘KOBOI TANGGIM’ agar ketika warga Malang merantau keluar kota dan memakai celana jeans miliknya bisa membawa nama dan ikon produk yang sangat terkenal di kota Malang pada masanya itu.

 “Umak Ngalam endi sam, kok nggawe KOBOI TANGGIM ?”

“Onosogrem sam,”

“oalah cedek sam berarti karo ayas,”

“la umak endi sam ?”

 “ ayas amalatok lonceng sam “

Percakapan diatas merupakan contoh percakapan Arema ketika bertemu di tanah rantau, kata pak Siswoyo.

            Eksistensi HR jeans bisa dibilang masih bisa bertahan sampai sekarang, banyak warga Malang yang masih memakai produk celana jeans asli Malang ini. Mungkin anak muda generasi millennial banyak yang kurang tahu tentang celana jeans asli Malang ini, tetapi HR Jeans tidak menyerah dengan banyaknya pesaing-pesaing yang lain. Dengan memperhatikan proses, menjaga kualitas bahan dan hasil ditambah dengan ikon ‘KOBOI TANGGIM HR Jeans masih bertahan sampai tahun ini.


Wimpie Adhitya 

Savira Alifatun Nisa 


Post a Comment

0 Comments