Pariwisata adalah penyumbang devisa terbesar kedua untuk negara, namun dengan adanya pandemi Covid-19, sektor pariwisata kian menurun. Dimulai dari bulan Maret 2020 banyak tempat wisata yang harus ditutup sementara untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. Selain itu, adanya aturan-aturan membuat sektor wisata semakin sempit melangkah, seperti harus menyertakan surat keterangan hasil tes rapid kemudian ketentuan seat maksimal hanya 50% dari seluruh seat yang ada pada kendaraan. Tentunya hal ini berdampak pada biaya akomodasi dari sebuah perjalanan wisata semakin meningkat.
Namun, ditengah-tengah pandemi yang sedang bergejolak, Kota Wisata Batu bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur mengadakan acara Jambore Desa Wisata dan Pokdarwis Jawa Timur 2020 yang berlokasi di Jawa Timur Park 3. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh kota maupun kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut mampu membuat semangat dari pelaku wisata yang ada di Jawa Timur tentunya.
Tepat pada tanggal 3-5 Desember 2020 kegiatan berlangsung. Selama 3 hari peserta jambore saling bertukar pikiran tentang bagaimana menjalankan sebuah destinasi wisata di tengahtengah pandemi, kemudian mencari solusi terbaik agar destinasi wisata bisa bertahan dan tidak gulung tikar. Tentunya kegiatan ini mendapat respon baik dari pengunjung Jatim Park 3 terlihat dari banyaknya pengunjung yang hadir di Jatim Park 3 dan menyaksikan pameran desa wisata dari seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur tersebut.
Foto : Produk Kesenian Karsa Batu
Selain pameran peserta jambore juga menyajikan banyak souvenir dan produk-produk dari desa wisata masing-masing yang dapat dibeli oleh para pengunjung. Serta peserta jambore juga membagikan leaflet ke semua pengunjung yang datang ke Jatim Park 3, agar masyarakat mengetahui bahwa ada banyak destinasi wisata yang ada di Provinsi Jawa Timur.
Foto : Peserta Jambore Perwakilan Kota Batu
Kegiatan di tutup langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada tanggal 5 Desember 2020 secara daring melalui aplikasi Zoom. Beliau tidak berkenan hadir langsung di lapangan dikarenakan kondisi beliau yang kurang baik. Selain Gubernur Provinsi Jawa Timur juga ada Walikota Batu, Dewanti Rumpoko yang menyampaikan agar seluruh jajaran masyarakat patuh pada Protokol Covid-19 guna melawan pandemi agar cepat berlalu.
Jambore juga ditutup dengan pembagian nominasi, 10 stand terbaik yang diterima oleh masingmasing peserta lomba. Kota Wisata Batu sebagai tuan Rumah Jambore tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, di support oleh Sanggar Karsa Budaya Kota Batu sebagai penopang dekorasi ala-ala kerajaan singosari.
Alffy Rizkianto
Ririn Indah
0 Comments