Rully Iwansyah, Sukses Menjadi Karyawan Sekaligus Wirausahawan



Awal Merintis Usaha
Gigih, itulah satu kata yang pas untuk menggambarkan sosok Rully Iwansyah, pria kelahiran  1 November 1983 yang kini menjadi Corporate Training disalah satu perusahaan yang bergerak dibidang oleh-oleh khas Kota Malang.
Memiliki pekerjaan yang mapan tentu menjadi impian setiap orang. Namun hal tersebut tidak mungkin didapatkan tanpa perjuangan yang panjang. Begitu juga dengan Rully, nama sapaannya. Sebelumnya, pria yang hobi membaca tersebut pernah menjadi pramuniaga toko retail bahkan dubber pada acara komedi disalah satu stasiun televisi lokal di Jawa Timur. Hingga akhirnya dia ada dalam pekerjaan saat ini.
Bekerja pada perusahaan besar tidak lantas membuat pria yang selalu berpenampilan rapi tersebut puas dengan apa yang diraihnya. Meski disibukan dengan pekerjaan yang banyak menyita waktu, pria asal Surabaya tersebut nyatanya juga sukses menjadi seorang wirausaha. Didampingi sang istri tercinta, Rully membuat usaha pertamanya dengan nama Gonjes.
Gonjes adalah keripik yang terbuat dari bahan dasar tempe menjes. Meskipun berasal dari bahan tempe menjes yang tidak terlalu banyak peminatnya, namun ditangan Rully Iwansyah dan istri tempe menjes tersebut disulap menjadi salah satu oleh-oleh khas Kota Malang yang memiliki nilai jual tinggi.
Awal Mula merintis usaha
Berbekal tekat yang kuat, pria yang selalu meneladani Baginda Rasulullah SAW itu akhirnya memutuskan untuk menentukan Gonjes sebagai usaha pertamanya. Padahal diawal merintis usaha, membuat keripik tempe bukalah tujuan awal Rully. Menurutnya, justru yang terpikir sebelumnya adalah usaha kue / cake karena Rully merasa usaha kue masih ada kaitannya dengan pekerjaan saat ini.
“Sebelumnya tidak pernah terpikir akan memulai usaha keripik, karena diawal merintis usaha justru yang terpikir usaha kue atau cake , kebetulan ‘kan saat ini saya bekerja disalah satu pusat oleh-oleh yang paling hits di Kota Malang. Jadi saya merasa bisnis cake masih berhubungan dengan pekerjaan saya saat ini, Tapi mungkin ini jalannya  Allah, alhamdulilah dimudahkan” Ucap Rully penuh syukur
Setelah berhasil dengan usaha Gonjes, Rully berharap kedepannya bisa mengembangkan usaha dibidang lainnya. Menjadi seorang wirausaha memang menjadi impinnya sejak dulu, dia meyakini sunah Nabi bahwasanya satu dari sembilan pintu rejeki adalah berdagang. Karena itulah Rully berusaha selalu istiqomh dan optimis menjalani setiap usaha yang dia lakukan.
“Sebenarnya sudah lama sih pengen usaha, terlebih saya meyakini Sunah Rasulullah bahwa satu dari sembilan pintu rejeki adalah dengan cara berdagang. Jadi saya selalu istiqomah dan optimis dengan usaha saya ini”. Ungkapnya.
Omset Puluhan Juta
Berbeda dengan keripik-keripik lainnya yang ada di Kota Malang, Gonjes memiliki banyak varian yang berbeda,  mulai dari sapi lada hitam, ayam panggang, bbq dan bahkan yang terbaru adalah rasa keju. Itulah yang membuat Gonjes semakin diminati bahkan mampu menjadi salah satu oleh-oleh khas Malang terfavorit.
Meski baru merintis usahanya sejak 1 Oktober 2017, gonjes sudah memiliki lebih dari 30 reseller yang tersebar diseluruh daerah di Indonesia. Omset yang dihasilkan juga tidak main-main, hingga puluhan juta rupiah perbulannya
Kendala
Akan tetapi, minimnya bahan baku menjadi kendala yang sering dihadapi Rully dalam memproduksi Gonjes, terlebih ketika banyaknya permintaan. Rully bahkan harus mencari tempe menjes hingga ke pasar-pasar tradisional meskipun sebenarnya Gonjes  telah memiliki suplier tempe menjes langganan.
“Karena Gonjes berbahan dasar tempe menjes, kendalanya utamanya ya kalau permintaan Gonjes meningkat sementara tempe menjes dari suplier tidak cukup, jadi harus cari tambahan tempe menjes sampe ke pasar-pasar tradisional” Ungkap pria tiga puluh lima tahun tersebut.
Pesan untuk para calon wirausaha
Setiap orang pasti ingin memiliki usaha sendiri, akan tetapi banyak diantaranya hanya berangan-angan tanpa pernah mewujudkannya. Hal inilah yang dulu sempat dialami Rully, beruntung Rully memiliki istri yang selalu mendukungnya untuk menjadi wirausaha, hingga terciptalah Gonjes sebagai salah satu oleh-oleh khas malang yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Setelah sukses seperti sekarang ini, Rully menuturkan bahwa menjadi seorang wirausaha tidak hanya membutuhkan niat, tapi juga action dan mindset the power of the interpreneur. Karena akan percuma ketika seseorang memiliki impian tapi tidak pernah berusaha mewujudkannya.
“Mindset the power of the interpreneur itu sagat penting, jadi bagi teman-teman yang ingin memulai bisnisnya sendiri lakukanlah yang terbaik, perkara gagal itu bisa bangkit lagi. Tapi ketika anda punya keinginna tapi tidak bergerak, diem tok, tidak ada action plan, tidak berusaha mewujudkannya itu sama aja bohong, ngomong tok kalo kata orang jawa” imbuhnya.
Rully menambahkan, hal yang tidak kalah penting ketika sudah memulai usaha adalah lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, banyak bersilaturahmi, bersedekah dan berbaik sangka atas apapun yang terjadi dalam hidup. Selain itu, mengutip dari apa yang disampaikan Bob Sadino, Rully menambahkan, bahwa bisnis yang sukses adalah bisnis yang dijalankan. Tidak peduli berapapun omsetnya, ketika seseorang memiliki bisnisnya sendiri maka dia adalah bos. (vinda)


Post a Comment

0 Comments