Ilkom Uniga Lakukan Observasi di Suku Tengger




Indonesia sangat kaya akan budaya, mulai dari tarian, lagu, hingga adat istiadat. Kebudayaan itu hingga sekarang masih terus dilakukan karena budaya tersebut adalah warisan leluhur yang harus kita jaga.
Universitas Gajayana, khususnya Program Studi Ilmu Komunikasi, memiliki cara sendiri untuk menjadikan mahasiswanya agar mengenal lebih dalam kebudayaan yang ada dibeberapa daerah. Salah satunya yaitu dengan cara observasi yang dilakukan di Suku Tengger daerah Gunung Bromo,  tepatnya di Desa Ngadisari, Probolinggo. Observasi ini dilakukan pada tanggal 5-6 Januari 2019.


Dari 11 orang yang ditugaskan untuk observasi, dibagi menjadi 5 kelompok dengan job desk masing-masing. Mereka ditugaskan untuk mengumpulkan informasi yang ada di Suku Tengger, seperti sejarah Suku Tengger, festival yang rutin dilaksanakan, dampak positif dan negatif yang dirasakan ketika Gunung Bromo dijadikan obyek wisata, dan masih banyak lagi. Observasi ini dilakukan selain agar mengenal lebih dalam budaya yang ada di suku Tengger, juga sebagai Ujian Akhir Semester 5.
Kegiatan tersebut dilakukan pada pukul 19.00 – 21.00 dikarenakan pada waktu tersebut warga Desa Ngadisari sudah pulang dari bekerja dan kebanyakan berada dirumah. Namun ada juga kelompok yang melakukan observasi di salah satu warung milik penduduk setempat karena pada saat itu ada beberapa penduduk desa yang sedang berkumpul di warung tersebut. (Nur Laeli Mucharomah)

Post a Comment

0 Comments